Tik ketik ketuk

Untuk anda yg masih terpisah dan tercerai berai, semoga Allah segera mengumpulkan anda dan orang-orang yang anda kasihi secepatnya. Karena lelah akan punah ketika melihat senyum dan mendengar tawa orang yang kita sayangi. Ganbarimashou!!!

Advertisements

Today is A Gift

Tiga hari tidak mendengar suara anak bukan perkara yang mudah. Selama raga terpisah hanya sambungan telp yang bisa menyatukan hatiku dan si buah hati. Jagoanku yang kini tinggal di kota kecil dan bukan pulau jawa yang notabene fasilitasnya masih seadanya pun ikut merasakan dampak seadanya tersebut. Dalam seminggu hanya sehari atau dua hari telp dari jepang ini menjangkaunya. Selebihnya hanya nggrundel mempertanyakan kapan telpon ini nyambung kembali. Namun mengingat pepatah orang bijak bahwa hari ini adalah anugrah, maka dengan semangat tujuh belas agustus empat lima, saya pun mengakhiri hari ini dengan penuh kesyukuran. Bersyukur telah berada di negeri ini. Bersyukur dengan susahnya komunikasi yang pasti ada hikmahnya suatu hari nanti..
Ganbatte.

Baiklaaaah… Selamat beristirahat..

21.23 waktu jepang

Kompor Poligami

Dua hari ini saya jadi bulan-bulanan teman lab saya yang usil dan jahil. Muslim juga, sudah tua tapi jahil. 😦
Ceritanya dari kemarin dia nanya apakah suami saya muslim. Saya jawab iya. Dan dia nanya lagi apakah kamu tahu bahwa laki-laki muslim itu bisa punya istri 4. Hemmm. Saya mengangguk dan mbatin. Mulai deh kompornya. Makin meletup pula itu kompor dengan manasin lagi, you should ask for him to have another wife. Noooooooo.

Keesokan harinya. Dia nanya sama tetangga bangku saya di lab yang muslim juga tentang poligami. Kebetulan yang ditanya laki-laki. Ujung-ujungnya nyrempet ke saya lagi dan memberikan saran sama seperti hari kemarin. Hadeeeh. Dalam hati saya, gw ni lg berjuang setengah mati nyiapin sgala sesuatu biar bisa invite anak sama suami kesini, bukannya disupport malah laki gw disuruh nyari lagi. Paraaaah. LOL

Stop.

Anyway, saya sih bukan orang yang antipati sama poligami. Tapi seringkali pelakunya melupakan syarat yang berat dari poligami itu sendiri. No offense.
Jadinya dalam doa saya mudah2an bagi dirinya cukup saya seorang saja yang menjadi belahan jiwanya, Amiin. 🙂
hahai…

pengennya

pengennya sih anak kesini..
pengennya sih suami kesini..
pengennya sih mereka berdua bisa tinggal disini..
pengennya sih ketiga kepengenan itu jadi nyata..
pengennya oh pengennya..
semoga diwujudkan..
entah kapan,,

20121109-164354.jpg
si ganteng sing ngawe2 njaluk dijemput ibune 🙂

pengen pulang hari ini

Malam tadi seperti ada sebuah gempa besar menggoncangku. Suamiku masuk rumah sakit dan harus operasi usus buntu keesokan paginya. Kaget banget dan langsung ingin pulang rasanya. Tapi teman-teman kantornya melarangku mengingat biaya tiket jepang indonesia yang tidak sedikit.
Suamiku tinggal sendiri di batam. Alhamdulillah beliau mempunyai teman-teman yang peduli terhadapnya. Sedih banget rasanya karena ini kali pertama suami masuk rumah sakit, njuk langsung operasi, bius total, membayangkannya saja jadi sedih dan pengen pulang segera. Mudah-mudahan semuanya lancar ya yah.. Kalau saja saya nemu tiket jepang indonesia hari ini,,,,,,,