Adat Minum Teh di Tea Ceremony

Masih tentang Teh, karena saya memang penggemar berat teh. Dan disini saya berkesempatan mencicipi jenis teh yang lain dari teh yang ada di pasaran Indonesia, yaitu teh hijau. Pada cerita sebelumnya, saya mengikuti latihan tea ceremony (sayangnya tidak memakai kimono) di kelas bahasa jepang intensive yang saya ikuti. Kalau tulisan kemarin saya lebih fokus ke cara membuat tehnya, sekarang saya hendak menceritakan adat minum teh pada upacara minum teh khas Jepang.

1. Posisi Duduk

Posisi duduk berhadapan dengan si empunya rumah. Kaki dilipat dan duduk tegak. Saya pribadi sebenarnya kurang nyaman dengan posisi duduk seperti ini, karena rawan dengan yang namanya kesemutan :).

2. Cara minum teh.

Tuan rumah akan menuangkan teh dan mempersilahkan ke tamunya satu teh dan satu camilan manis. Sebelum minum teh, tamu harus makan camilan manis tersebut. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan minum teh. Cara minumnya pun tidak bisa sembarangan. Kedua tangan harus memegang cangkir teh tersebut. Lalu jangan langsung diminum. Putar cangkir teh sehingga gambar ornamen yang terdapat pada cangkir tersebut menghadap si tuan rumah (silahkan perhatikan pada gambar berikut). Setelah itu baru bisa diminum.

Selamat minum teh. Apalagi jika cuaca sedang hujan dan dingin. 🙂

 

Kanagawa, 23 November 2012

futori

Advertisements

Bubble pada permukaan Teh Hijau Jepang

Minggu lalu, saya dan teman-teman satu kelas bahasa Jepang Intensif, belajar bersama bagaimana membuat green tea untuk upacara tea ceremony di Jepang. Pada latihan kali ini, sensei menggunakan teh hijau bubuk sebagai bahannya. Cara membuat secangkir (lebih tepatnya semangkuk kecil, karena bentuk cangkirnya lebih mirip mangkuk kecil di Indonesia) adalah sebagai berikut:

1. Masukkan satu setengah sendok kecil bubuk teh hijau ke dalam cangkir. Sendok kecil disini bukan sendok teh seperti yang di Indonesia ya. Sendoknya terbuat dari kayu, sangat pipih dan bagian penyendoknya tidak sebesar sendok biasa. Bentuk sendoknya bisa dilihat pada gambar berikut, nomor dua dari kiri.

2. Seduh teh dengan air panas.

3. Kocok teh dengan menggunakan alat pengocok, (lihat pada gambar pertama paling kiri) sampai timbul banyak gelembung atau bubble. Semakin kuat mengocok, semakin banyak bubble yang timbul, semakin harum tehnya.

Nah gambar di atas adalah foto teh buatan sensei yang banyak sekali bubblenya. Pada latihan tersebut saya juga mencoba membuat teh hijau, namun tidak berhasil dalam pembuatan bubble pada teh, sehingga aroma tehnya kurang harum.

Mengapa sih harus terbentuk banyak bubble di permukaan tehnya untuk menciptakan sensasi nikmatnya minum green tea? Asumsi menikmati green tea selain dengan rasanya juga dengan menghirup aroma green teanya. 🙂

Saya coba menghubungkan bubble di permukaan teh dan proses evaporasinya sehingga timbul yang biasa kita sebut aroma teh. Molekul pada zat cair bergerak satu sama lain dengan berbagai nilai kelajuan . Energi rata-rata suatu partikel dalam zat cair ditentukan oleh suhunya. Semakin tinggi suhunya, akan semakin cepat laju gerakan partikel zat cair, karenanya semakin besar energi kinetik rata-ratanya. Mengapa disini ditulis energi kinetik rata-rata? Karena tidak semua molekul tersebut memiliki energi kinetik yang sama. Ada molekul yang memiliki energi kinetik yang dekat dengan nilai energi kinetik rata-rata, ada yang energi kinetiknya lebih besar dan lebih kecil dari energi kinetik rata-ratanya
Partikel-partikel di permukaan zat cair yang memiliki energi kinetik yang lebih besar dari energi kinetik rata-rata memiliki kemungkinan untuk bergerak cukup cepat untuk melepaskan diri dari gaya tarik-menarik antar molekul zat cair tersebut. Hanya molekul yang mempunyai energi kinetik di atas nilai tertentu yang dapat melepaskan diri dari gaya tarik-menarik antar molekul zat cair dan kemudian melarikan diri ke fase gas. Proses melepaskan diri inilah yang disebut penguapan atau evaporasi. Nah bubble di permukaan ini adalah fase uap yang masih berada di permukaan cairan. Setelah bubble itu pecah maka uap akan terlepas ke lingkungan.


Kembali ke perihal minum teh dan mengapa kita harus mengocoknya sampai menimbulkan banyak bubble di permukaan. Dengan mengocok teh tersebut, kita memberikan sejumlah energi tambahan ke dalam teh, sehingga molekul-molekul air teh ini akan bergerak lebih cepat dan memiliki energi kinetik yang lebih besar juga untuk kemudian melepaskan diri ke fase gas. Hal ini yang menyebabkan sensasi “aromanya lebih terasa” ketika kita minum teh dengan banyak bubble dibanding dengan teh tanpa bubble.

nb: Mohon dikoreksi jika salah.

Pak Habibie ke SRIT

Beberapa hari yang lalu ada pengumuman di milis PPI Tokodai mengenai kuliah umum bapak BJ Habibie di SRIT. Saya yang ngefans banget sama bapak satu ini segera meluncur ke SRIT bersama beberapa teman dari tokodai. Dari Ookayama naik meguro line ke meguro. Terus naik bis (gak tahu arah mana) :D.

Nah.. akhirnya tiba di SRIT. Ternyata tidak hanya Pak BJ Habibie, tapi juga menteri pendidikan Pak M. Nuh yang ada di ruangan balai Indonesia SRIT tersebut. Namun Pak Nuh nampaknya masih memiliki jadwal kegiatan lain, sehingga belum selesai acara, Pak Nuh sudah meninggalkan ruangan. Pak BJ Habibie pun kembali bercerita mengenai pengalaman hidup beliau yang luar biasa.

Pada kesempatan ini kami para audience dari kuliah tamu pak BJ Habibie disuguhi dengan dua tayangan film pendek. Yang pertama mengenai kejayaan kedirgantaraan Indonesia pada tahun 1995, dimana N250 terbang untuk pertama kalinya dalam acara yang diresmikan Presiden Suharto saat itu. Saya meneteskan air mata melihat pesawat itu terbang, serta terharu melihat wajah-wajah yang gembira dan bangga bisa menyaksikan pesawat buatan putra bangsa Indonesia itu mengangkasa. Di sela-sela film N250 ini bapak BJ Habibie juga menerangkan bahwa pesawat ini memiliki teknologi yang jauh lebih maju dibandingkan pesawat-pesawat yang beredar di pabrikan sekarang ini. Salah satunya perbedaannya adalah ketika landing pesawat ini sama sekali tidak goyang. Beliau mengungkapkan kuncinya ada di winglets dari N250. Dan N250 sudah punya itu jauh sebelum winglet dipergunakan pesawat-pesawat sekarang ini. Saya pun terharu dan kembali meneteskan air mata. Andai saja, industri pesawat terbang itu dikembangkan dari dulu, mungkin Lion tidak perlu borong pesawat dari luar negeri seperti beberapa saat kemarin, mungkin engineer-engineer Indonesia tidak perlu bekerja untuk mempertebal pundi negara pemilik modal yang bercokol di bumi kita sendiri, mungkin engineer-engineer Indonesia tidak akan pada lari keluar negeri seperti sekarang ini, mungkin engineer-engineer Indonesia akan dengan sangat bangga mengabdi untuk memproduksi N250 N250 yang lain.

Film kedua yang diputar adalah trailer kisah cinta bapak BJ Habibie dan bu Ainun dalam filmnya Habibie dan Ainun. Habibie diperankan oleh Reza Rahardian dan Ainun oleh Bunga Citra Lestari. Tapi saya jujur tidak tertarik sama film yang kedua ini. 🙂
Dan tidak ada air mata yang secara tidak sengaja keluar akibat menonton trailer film ini. hehehe…

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Kuliah umum bapak BJ Habibie pun berakhir. Sebelum meninggalkan ruangan, saya dan hampir audiens kuliah ini segera merangsek ke depan untuk berfoto bersama Engineer Indonesia terhebat yang menjadi inspirator bagi semua engineer di Indonesia, bapak BJ Habibie.

angklung, musik dan indonesia

Dari kecil saya senang musik dan nyanyi. Cuma karna suara saya lebih jelek dari adik saya, karena beda tipe juga sih, adik saya melengking ringan dan saya lebih ngebass dan berat, dan ibu saya selalu bilang suara adik saya bagus dan berbakat nyanyi (ini pelajaran buat ibu-ibu, jangan suka banding-bandingkan anak), saya jadi lebih cenderung ke musik. semua alat musik yang ada di rumah saya bisa main. emang apa aja alat musik di rumah, kayak banyak aja. sedikit sih cuma keyboard (yang udah rusak dari tahun 1998 karena dipukulin adik saya yang bungsu), pianika (yaah ini mah anak tk jg bisa), seruling (saya suka bawain lagu the corrs kalau lagi main seruling) dan gitar. pengen banget bisa piano tapi gak punya duit buat beli atau les. hehe.
saya biasa main otodidak. dengerin lagu dengan seksama terus coba nyari sendiri nada atau kuncinya. dulu saya paling benci sama orang yang main gitar sambil lihat buku accord, tapi sekarang saya maklum, orang bikin paper aja juga butuh referensi dari jurnal-jurnal (analogi yang gak nyambung :)). makanya kemarin waktu latihan angklung kuping saya gatel pas ada nada salah di lagu 3gatsu 9ka :D, karna saya tahu banget itu lagunya.

angklung, alat musik tradisional asli indonesia. saya menyebutnya bambu ajaib. ;). dulu waktu sd saya pernah ikut lomba ansamble musik, tapi gak menang karena tim saya kacau banget :(. dan pemenangnya itu tim yang angklung jadi instrument utama nya. trus saya mbatin, kapan ya saya bisa mainin angklung. cuma mbatin. dan alhamdulillah di tokodai saya diberi kesempatan untuk memainkannya, meski sebentar. dengan bermain angklung minimal saya melakukan sesuatu untuk melestarikan kesenian khas indonesia sebelum diklaim negara lain.
sayonara angklung, meskipun saya tidak bisa memainkan lagi tapi saya tetap bangga mengatakan angklung adalah bambu ajaib asli indonesia. sukses terus untuk tim angklung tokodai.

futori

20121116-101106.jpg

Kodomo Nagatsuta

Ketika banyak orang Jepang mengeluhkan minimnya populasi anak-anak (kodomo) di negara mereka, mungkin mereka belum melihat daerah nagatsuta (ekstrim sedikit lah :p).

Setiap pagi, sekitar pukul 7.45 sampai 9.00, anda akan melihat puluhan anak keluar dari persembunyian mereka (rumah maksudnya). Umurnya pun bervariasi, mulai balita sampai sma. Anak-anak ini berjalan beriringan, seringnya sih berjalan sambil berbaris. Anak yang sekiranya paling tua ada di urutan paling depan. Kemudian anak-anak yang masih kecil-kecil bin imut-imut mengikuti di belakangnya. Posisi paling belakang dihuni oleh anak yang juga lebih tua tapi gak tua-tua banget yang mungkin siap untuk menjaga adek-adek tetangga di barisan depannya.
Lalu kemana mereka pergi? Tentu saja sekolah. Kalau sekolah mereka dekat mereka akan langsung menuju sekolah. Namun bagi mereka yang sekolahnya jauh biasanya mereka ke suatu tempat pool penjemputan mobil jemputan sekolah di dekat tempat tinggal mereka.
Sebetulnya saya ingin mengambil gambar anak-anak tersebut pagi ini. Tapi takut telat kereta. 😀
Selamat pagi, semangat beraktivitas.

“Gelak tawa anak merupakan pelepas penat orang tua setelah lelah bekerja.”

Di atas kereta denentoshi line, 14 November 2012
Futori

20121116-013836.jpg

alhamdulillah bisa update gambarnya. maaf burem, ngambilnya ngumpet2 sambil lari2 takut ketinggalan kereta

Kompor Poligami

Dua hari ini saya jadi bulan-bulanan teman lab saya yang usil dan jahil. Muslim juga, sudah tua tapi jahil. 😦
Ceritanya dari kemarin dia nanya apakah suami saya muslim. Saya jawab iya. Dan dia nanya lagi apakah kamu tahu bahwa laki-laki muslim itu bisa punya istri 4. Hemmm. Saya mengangguk dan mbatin. Mulai deh kompornya. Makin meletup pula itu kompor dengan manasin lagi, you should ask for him to have another wife. Noooooooo.

Keesokan harinya. Dia nanya sama tetangga bangku saya di lab yang muslim juga tentang poligami. Kebetulan yang ditanya laki-laki. Ujung-ujungnya nyrempet ke saya lagi dan memberikan saran sama seperti hari kemarin. Hadeeeh. Dalam hati saya, gw ni lg berjuang setengah mati nyiapin sgala sesuatu biar bisa invite anak sama suami kesini, bukannya disupport malah laki gw disuruh nyari lagi. Paraaaah. LOL

Stop.

Anyway, saya sih bukan orang yang antipati sama poligami. Tapi seringkali pelakunya melupakan syarat yang berat dari poligami itu sendiri. No offense.
Jadinya dalam doa saya mudah2an bagi dirinya cukup saya seorang saja yang menjadi belahan jiwanya, Amiin. 🙂
hahai…

pengennya

pengennya sih anak kesini..
pengennya sih suami kesini..
pengennya sih mereka berdua bisa tinggal disini..
pengennya sih ketiga kepengenan itu jadi nyata..
pengennya oh pengennya..
semoga diwujudkan..
entah kapan,,

20121109-164354.jpg
si ganteng sing ngawe2 njaluk dijemput ibune 🙂

pengen pulang hari ini

Malam tadi seperti ada sebuah gempa besar menggoncangku. Suamiku masuk rumah sakit dan harus operasi usus buntu keesokan paginya. Kaget banget dan langsung ingin pulang rasanya. Tapi teman-teman kantornya melarangku mengingat biaya tiket jepang indonesia yang tidak sedikit.
Suamiku tinggal sendiri di batam. Alhamdulillah beliau mempunyai teman-teman yang peduli terhadapnya. Sedih banget rasanya karena ini kali pertama suami masuk rumah sakit, njuk langsung operasi, bius total, membayangkannya saja jadi sedih dan pengen pulang segera. Mudah-mudahan semuanya lancar ya yah.. Kalau saja saya nemu tiket jepang indonesia hari ini,,,,,,,

Muter2 Tokyo metro seharian pakai tiket terusan

Ceritanya, dua minggu yang lalu saya dan teman-teman sependeritaan ketika di Indonesia mengadakan temu kangen di Shibuya. Kami pun saat itu berencana menghabiskan satu harian mengunjungi berbagai tempat di tokyo dan sekitarnya. Akhirnya berdasarkan saran dari sang ahli (Mbak Aje :D) kami pun menggunakan tiket terusan seperti pada gambar berikut dengan pertimbangan lebih murah dibanding kita menggunakan pasmo biasa. Dengan tiket ini kami bisa keluar masuk stasiun sekitar tokyo metro sakpuase seharian. 😀

Tujuan pertama adalah Asakusa. Disini kami melihat temple dengan lampion yang gede.

Kemudian kami ke Ginza, poto-poto di keramaian, sampai dilihatin bule-bule (jan ra nduwe isin og dewe iki) -____-””

Selanjutnya menuju pinggir sungai dimana di sebrangnya sana kami bisa melihat skytree dan gedung eek emas :/

Next: Tokyo Daigaku 🙂

lalu ke imperial palace :p (udah diedit mbak e)

last harajuku (sayang gak nemuin mbak2 berbaju aneh2 😦   )

puas sih seharian muter2. tapi habis itu kaki berkonde (alamaaak) 😦

Oya tiket terusan itu bisa didapet di stasiun-stasiun di area tokyo metro. Kalau kami kemarin beli di Shibuya, hubungi petugas stasiunnya. Cuma 710 Yen.